Menyongsong Pesta Perak HUT 25 Tahun Paroki St. Klement I Sepinggan -Balikpapan
Lonceng gereja tidak lagi sekadar berdentang sebagai panggilan untuk Doa dan Misa, namun kali ini suaranya bergema dengan makna yang lebih mendalam. Kita sedang berada di ambang sebuah tonggak sejarah yang luar biasa: Pesta Perak 25 Tahun Gereja Paroki St. Klement I Sepinggan- Balikpapan 10 Februari 2027. Menyongsong hari bahagia ini bukan hanya tentang mempersiapkan kemegahan fisik seperti tenda atau merdunya alunan koor, melainkan sebuah masa penantian yang penuh syukur untuk membenahi diri dan menata hati.
Sebagai langkah awal, perayaan pembuka menyongsong Pesta Perak ini kita laksanakan bersama Pastor, DPPH, serta seluruh umat Paroki dan Stasi. Momen syukur ini ditandai dengan peluncuran (launching) logo resmi Pesta Perak, yang merupakan hasil karya umat melalui lomba desain logo sebagai kegiatan perdana. Logo ini bukan sekadar gambar, melainkan simbol semangat kita dalam memulai rangkaian peringatan 25 tahun paroki dengan penuh sukacita.
Momen ini pun mengajak kita untuk menoleh sejenak ke belakang, mengenang kembali tetesan keringat para Pastor, DPPH pionir, dan Umat perdana yang dengan gigih meletakkan batu pertama, baik secara fisik bangunan maupun fondasi iman. Tanpa keberanian dan pengorbanan mereka dua puluh empat tahun yang lalu, kita tidak akan memiliki gereja yang nyaman seperti sekarang. Oleh karena itu, merayakan Pesta Perak berarti menghidupkan kembali semangat "Batu Karang" tersebut ke dalam gerak langkah kita di masa kini.
Lebih jauh lagi, momentum ini merupakan manifestasi dari komitmen bersama untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun anggota umat yang tertinggal dalam perjalanan iman. Seluruh rangkaian kegiatan persiapan hendaknya dihayati melalui perspektif spiritual yang mendalam. Pelaksanaan berbagai lomba rohani tidak lagi dipandang sebagai ajang kompetisi semata, melainkan sarana memperdalam pemahaman akan Kitab Suci dan tradisi Gereja. Hal ini kemudian direalisasikan melalui aksi sosial sebagai wujud nyata pelayanan bagi sesama, yang pada akhirnya bermuara pada penguatan aspek liturgis melalui doa dan misa guna mempersiapkan batin umat agar puncak perayaan syukur nanti menjadi perjumpaan spiritual yang mendalam dengan Kristus.
Akhirnya, bukan hanya sekadar perayaan, momen ini adalah kesempatan bagi kita untuk merenungkan warisan iman apa yang akan kita berikan kepada generasi penerus. Menyongsong Pesta Perak adalah saat yang tepat untuk memberi perhatian khusus pada iman anak-anak (BIA) dan kaum muda (OMK), karena merekalah wajah masa depan Gereja. Pesta ini adalah milik kita bersama; tidak ada kontribusi yang terlalu kecil di mata Tuhan. Baik melalui doa, tenaga, maupun dukungan materiil, semuanya adalah persembahan yang harum di hadirat-Nya. Mari kita melangkah dengan hati yang berkobar menyongsong usia 25 tahun paroki kita dengan semangat baru: "Satu Hati, Satu Iman, Satu Perjalanan."
Proficiat menuju Pesta Perak! Berkah Dalem.
Admin 22 Feb 2026